Kakankemenag, Kasubbag TU, Kasi Penmad, Kamad Lampung Selatan Hadiri Ngaji Moderasi Beragama

SHARE

Lampung Selatan (Humas) -- Dalam rangka menjalankan fungsi pelayanan publik yang adil dan berkeadilan, Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kementerian Agama (Kemenag) diharapkan bersifat moderat.

Hal ini yang disampaikan Staf Khusus Menteri Agama Dr. H. M. Nuruzzaman, S.Ag., M.Si dihadapan peserta dalam kegiatan Ngaji Moderasi Beragama, (14/12) di Aula MAN 1 Bandar Lampung.

"Sikap ini menjadi kunci penting dalam menghadapi dinamika masyarakat yang beragam keyakinan, dengan tujuan menciptakan lingkungan kerja yang inklusif dan menghormati keberagaman agama," ujarnya.

"Kemenag sebagai instansi yang memiliki peran strategis dalam mengelola urusan agama di Indonesia, meletakkan kebijakan moderasi sebagai langkah proaktif untuk membangun kedamaian, kerukunan, dan toleransi. Dalam konteks ini, penting untuk memahami bagaimana sikap moderat ASN Kemenag tidak hanya mencerminkan profesionalisme, tetapi juga menjadi fondasi bagi terciptanya pelayanan publik yang merangkul seluruh lapisan masyarakat," jelasnya.

Selain itu, kata Nuruzzaman, dalam berinteraksi dengan masyarakat, ASN Kemenag diwajibkan untuk mengedepankan sikap ramah, terbuka, dan menghargai perbedaan pandangan serta tidak memihak salah satu agama. Langkah ini diambil untuk membangun harmoni dan toleransi antar umat beragama, sehingga ASN Kemenag dapat menjadi contoh bagi institusi lain dalam memelihara kerukunan beragama di Indonesia.

Upaya pengarusutamaan moderasi dan non-diskriminasi ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan kerja yang inklusif, di mana setiap individu, tanpa memandang latar belakang agama, dapat berkontribusi secara positif untuk kepentingan bersama. Dengan demikian, ASN Kemenag diharapkan dapat menjadi garda terdepan dalam menjaga kerukunan beragama dan memperkuat identitas nasional yang berlandaskan kebhinekaan.

"Dalam memperkuat identitas nasional berlandaskan kebhinekaan, ASN Kemenag perlu menjadi contoh nyata dalam menerapkan nilai-nilai Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika dalam keseharian. Kita dapat mengintegrasikan prinsip keberagaman dalam kebijakan dan praktik kerja, serta berkontribusi aktif dalam program-program yang memperkokoh persatuan dan toleransi di masyarakat," tegasnya.

"Dengan menjadi garda terdepan dalam menjaga kerukunan beragama, ASN Kemenag dapat membantu menciptakan atmosfer yang kondusif bagi kehidupan beragama yang damai dan harmonis di Indonesia. Melalui tindakan positif kita, diharapkan masyarakat dapat melihat ASN Kemenag sebagai agen perubahan yang berperan penting dalam membangun identitas nasional yang kuat dan berlandaskan pada kebhinekaan," tandasnya.

Hadir dalam kegiatan ini Kepala Kantor Wilayah, Pejabat di Lingkungan Kanwil Kemenag Provinsi Lampung, Kepala Kantor Kemenag dan Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kemenag Kabupaten/Kota, serta Kepala MAN, MTsN, dan MIN Se-Provinsi Lampung.(Anggithya/Abdul Aziz/Rizky/SDP)